Asal Usul Dukuh Kenconorejo ( Canan)

     Dukuh Kenconorejo adalah salah satu pedukuhan dari Desa Kenconorejo yang letaknya paling selatan dari pedukuhan lainnya. Dukuh Kenconorejo terdiri dari empat Rukun Tetangga atau RT. Asal-usul nama Kenconorejo menurut dongeng secara turun-temurun dari masyarakat konon pada zaman dahuludi daerah tersebut ada Golek Kencono sehingga masyarakat didaerah tersebut menamakan dengan nama kenconorejo. Dulu dukuh Kenconorejo merupakan wilayah dari Kerajaan Mataram, akan tetapi sudah dikuasai Belanda pada zaman penjajahan.

     Menurut tokoh masyarakat dukuh Kenconorejo bahwa penduduk dukuh Kenconorejo sebagian berasal dari pedukuhan utara, yaitu dukuh Wonorejo. Konon semakin lama perkembangan dukuh Kenconorejo sangat pesat, sehingga dukuh Kenconorejo menjadi nama desa Kenconorejo seperti yang sekarang ini. Demang (Kepala Desa) yang pertama kali menjabat pada saat itu bernama Mbah Karto Wijoyo yang pada waktu itu masih tinggal di Pedukuhan Wonorejo, kemudian setelah Mbah Karto Wijoyo meninggal dunia maka terjadi peralihan/pemindahan pusat pemerintahan desa ke dukuh Kenconorejo, dan sampai sekarang pusat pemerintahan berada di Dukuh Kenconorejo.

     Dukuh Kenconorejo ada beberapa mitos yang dipercaya oleh masyarakat dari zaman dahulu sampai sekarang secara turun temurun, diantaranya adalah bahwa didukuh Kenconorejo tidak boleh mengadakan hiburan/keramaian khususnya pertunjukan yang menjadikan orang berjoget, dipercaya oleh masyarakat jika melanggar (mengadakan keramaian/hiburan) maka akan menimbulkan hal-hal yang kurang baik, sehingga sampai sekarang warga masyarakat dukuh Kenconorejo mentaatinya.

 

 

Sumber by Kusno Kadus III